Fisiologi dan Hasil Tanaman Bawang Putih (Allium sativum L.) Varietas Sangga Sembalun Pada Berbagai Jenis dan Konsentrasi ZPT
Keywords:
bawang putih, Sangga Sembalun, jenis ZPT, konsentrasi ZPTAbstract
Bawang putih merupakan komoditas penting di Indonesia sebagai sumber pendapatan masyarakat baik sebagai bahan pangan dan kesehatan. Varietas Sangga Sembalun masih memiliki produktivitas rendah. Pemanfaatan Zat Pengaruh Tumbuh (ZPT) memiliki potensi tinggi dalam peningkatan produktivitas bawang putih namun masih perlu inovasi teknologi tepat guna dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh jenis dan konsentrasi ZPT serta interaksinya terhadap fisiologi, pertumbuhan, dan hasil bawang putih varietas Sangga sembalun. Penelitian dilaksanakan di screen house di Desa Pandansari ketinggian 1.303 m di atas permukaan laut, Kecamatan Paguyangan dari bulan Juni sampai Desember 2025. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu jenis dan konsentrasi ZPT. Jenis ZPT terdiri atas Auksin , Giberelin , dan Sitokinin. Konsentrasi ZPT terdiri atas 0 ppm, 25 ppm, 50 ppm, dan 75 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa auksin dan giberelin meningkatkan kehijauan daun fase generatif, sedangkan auksin dan sitokinin meningkatkan kadar klorofil total fase generatif. Peningkatan 1 ppm ZPT dapat meningkatkan jumlah daun sebesar 1,27 persen. Bukaan stomata optimal (3,27 µm) dicapai pada konsentrasi 39,5 ppm. Konsentrasi Giberelin menunjukkan perbedaan respons terbaik pada beberapa variabel yaitu tinggi tanaman pada konsentrasi 39,73 ppm (51,82 cm), panjang akar terpanjang konsentrasi 26,22 ppm (12,19 cm), umur pembentukan umbi konsentrasi 74,6 ppm (66,19 HST), bobot segar tanaman konsentrasi 46,04 ppm (12,55 g/tanaman), jumlah siung pada konsentrasi 44,83 ppm (8,4 siung), serta diameter umbi konsentrasi 45 ppm (2,73 cm).
References
Andianingsih., Rosmala, A., & Mubarok. 2021. Pengaruh pemberian hormon auksin dan giberelin terhadap pertumbuhan tomat. Journal of Applied Agricultural Sciences, 3(1): 48-56.
Andini, G. W., & Firgiyanto, R. 2022. Respon pertumbuhan tanaman krisan pot terhadap hormon giberelin dan waktu pemangkasan yang berbeda. Kultivasi, 21(3): 338-344.
Arianti, D., Nikmatullah, A., & Jayaputra. 2022. Pengaruh konsentrasi dan lama perendaman biji dengan gibberellic acid terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah dari true shallot seeds. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 1(3): 172-181.
Ariyanti, M., Maxiselly, Y., & Soleh, M. A. 2020. Pengaruh aplikasi air kelapa sebagai zat pengatur tumbuh alami terhadap pertumbuhan kina setelah pembentukan batang di Daerah Marjinal. Agrosintesa, 3(1): 12-23.
Direktorat Jenderal Hortikultura. 2024. Laporan kinerja Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat Tahun 2024. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Diakses 20 Mei 2025 dari https://hortikultura. Pertanian.go.id/wp-content/uploads/ 2025/03/lakip-lakin-dit-sayuran dan-tanaman-obat-2024.pdf.
Efendi, A. M., Fahmi, I., Samanhudi, S., & Purwanto, E. 2020. Pengaruh ukuran siung dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang putih lumbu hijau. Agrotechnology, 4(1): 6-10.
Fadly, A. 2022. Pengaruh ekstrak bawang putih terhadap kadar glukosa darah pada tikus putih yang diinduksi Streptozotocin. Jurnal Medika Hutama, 3(2): 1739-1744.
Harahap, A. S., Sajar, S., & Yani, W. 2025. Pengaruh konsentrasi giberelin terhadap pertumbuhan tiga varietas kedelai. Agroplasma, 12(2): 68-71
Iftitah., Susilowati, E., & Zulfani, U. 2025. Pengaruh pemberian dan konsentrasi giberelin pada hasil tanaman stroberi. Agrosains, 27(1): 22-27.
Izzatii. 2023. Gambaran antibakteri kombinasi ekstrak bawang putih dengan Thiamphenicol terhadap pertumbuhan Salmonella Thypi. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Surabaya.
Laksono, B. S., Hastuti, P. B., & Rusmarini, U. K. 2025. Pengaruh dosis pupuk kascing dan giberelin terhadap pertumbuhan tanaman. Agroforetech, 3(4): 2015-2023.
Lemdor, J., & Deepanshu. 2022. Application of different growth regulators in garlic in Prayagraj agro-climatic condition. Pharma Journal, 11(1): 652-654.
Liu, H., Deng, R., Huang, C., Cheng, Z., & Meng, H. 2019. Exogenous gibberellins alter morphology and nutritional traits of garlic (Allium sativum L.) bulb. Scientia Horticulturae, 246(1): 298-306.
Placido, D. F., Sandhu, J., Sato, S. J., Nersesian, N., Quach, T., & Clemente, T. E. 2020. The lateral root density gene regulates root growth during water stress in wheat. Plant Biotechnol, 18(19): 55-68.
Prianti, A. L., Yusna, A., Hariati, E., & Harahap, F. 2017. Pengaruh fitohormon alami terhadap perkecambahan dan pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens). Prosiding Seminar Nasional MIPA III, 7(1): 318-323.
Rahayu, F., Sujudi, S., Marta, G. 2015. Potensi sumberdaya genetik tanaman lokal bawang putih di Kabupaten Lombok Timur. Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Genetik Pertanian. Oktober, Jakarta. P. 287-292.
Rajiman, R. 2020. Pengaruh zat pengatur tumbuh (ZPT) alami terhadap hasil dan kualitas bawang merah. Jurnal Polbangtan Yoma, 2(1): 327-335.
Rakesh, S., Dutta, B., Ghosh, A., & Khalko, S. 2024. Impact of diverse plant growth regulators on quality traits of garlic. International Journal Bio-resource, 15(3): 1-7.
Ramadani, S., Kristina, N., Syarif, A., & Resigia, E. Pengaruh warna Light Emitting Diode terhadap morfogenesis eksplan kalus asal bulbil bawang putih Sangga Sembalun secara in-vitro. Jurnal Agroteknologi, 14(2): 63-72.
Rasyidi, Sulistiani R, & Bin, I. 2024. Kadar klorofil daun bibit kelor pada berbagai dosis kompos. Agrium, 27(1): 32-43.
Resman., Ginting, S., Rembon, F. S., & Harlis, W. O. 2023. Efek bokashi berbahan daun alang-alang dan kirinyu terhadap pertumbuhan dan produksi jagung pada tanah ultisol. Bio Wallacea, 10(2): 97-107.
Sarwanidas, T., & Setyowati, M. 2017. Respon pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau pada berbagai konsentrasi hormon GA3 dan dosis pupuk NPK. Jurnal Agrotek Lestari, 4(2): 62-70.
Sarwar, G., Anwar, T., Malik, M., Rehman, U., Alahmadi, T. A., & Ansari, M. J. 2023. Evaluation of potassium-enriched biochar and GA3 effectiveness for improving wheat growth under drought stress. BMC Plant Biology, 23(1): 1-13.
Setyowati, N., Lestari, D., & Yulianto, R. 2017. Pengaruh pemberian ekstrak kecambah terhadap pertumbuhan tanaman. Jurnal Biologi Tropis, 17(1): 33-39.
Silviana, A., Sutini, S., & Santoso, J. 2022. Peran konsentrasi Rootone-F dan jumlah mata tunas terhadap pertumbuhan akar stek batang. Agro Bali, 5(3): 601-607.
Sukiran, A., Steel, G., & Knight, R. 2020. Basal stomatal aperture is regulated GA Dellas in Arabidopsis. Journal of Plant Physiology, 250(1): 153-182.
Suraida, S., & Violita. 2024. Pengaruh penyemprotan giberelin terhadap pertumbuhan tanaman padi pada kondisi cekaman salinitas. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1): 62-71.
Syamsiah, M., & Marlina, G. 2016. Respon pertumbuhan tanaman selada varietas kriebo terhadap konsentrasi giberelin. Journal agroscience, 6(2): 55-60.
Triani, N., V. P. Permatasari dan Guniarti. 2020. Pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian zat pengatur tumbuh giberelin (GA3) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Agro Bali, 3(2): 144-155.
Tripathi, J. M., Khan, B. R., Gaur, R., Yadav, D., Verma, K. K., & Gupta, R. 2025. Gibberellic Acid Improves Photosynthetic Electron Transport and Stomatal function in crops that are adversely affected by salinity exposure. Plants, 14(21): 388-399.
Trizayuni, R., Ardi, W., Zafitra., & Sari, V. P. 2025. Keragaan morfologi dan fisiologi seledri pemberian naungan dan ekstrak taoge. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 10(1): 61-67.
Widiwurjani, Suwandi., & Arista, R. A. 2020. Peran giberlin pada morfologi pertumbuhan dan produksi tanaman cabai besar di dataran rendah. Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, 5(1): 28-36.
