Penyakit pada Tanaman Tembakau dan Pengendaliannya di PT Perkebunan Nusantara X
Keywords:
Begomovirus, Bemisia tabaci, insektisida, TYLCVKaV, yellow trapAbstract
Produk tembakau cerutu PT Perkebunan Nusantara X Kebun Klaten memiliki kualitas yang sangat dipengaruhi oleh kesehatan tanamannya. Proses budidaya tanaman tembakau dilakukan secara konvensional menggunakan varietas Tembakau Bawah Naungan (TBN) H-382. Penyakit merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman yang sangat mempengaruhi produktifitas tembakau di PTPN X. Tembakau yang terserang penyakit ini menyebabkan turunnya kualitas hingga harga jual tembakau. Hal ini menyebabkan perlunya pengendalian penyakit dalam budidaya tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai penyakit yang menyerang tanaman tembakau di PT Perkebunan Nusantara X dan pengendaliannya. Penelitian dilakukan di PT Perkebunan Nusantara X dimulai dari budidaya tanaman tembakau, panen dan pascapanen, pengamatan penyakit tembakau serta proteksi tanaman. Kegiatan proteksi tanaman meliputi pengendalian hama dan penyakit tanaman tembakau baik secara mekanis maupun kimia. Penyakit yang paling banyak ditemukan yaitu penyakit kerupuk yang disebabkan Tomato yellow leaf curl Kanchanaburi virus (TYLCKaV) dan ditularkan oleh serangga vektor kutu kebul (Bemisia tabaci). Pengendalian penyakit kerupuk dilakukan dengan pemasangan yellow trap untuk menarik hama seperti trip, kutu daun, dan kutu kebul yang akan datang karena hama menyukai warna yang mencolok seperti warna kuning. Penggunaannya dinilai cukup efektif untuk mencegah ledakan hama di lahan tembakau. Selanjutnya dilakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif piretroid menggunakan knapsack sprayer. Pengendalian mekanis juga dilakukan dengan memotong tanaman tembakau terinfeksi Begomovirus dan memusnahkannya. Pengendalian lain yang dilakukan dengan barrier fisik yaitu dengan waring yang menutup seluruh lahan untuk mencegah masuknya kutu kebul sebagai vektor Begomovirus masuk ke dalam lahan tembakau, sehingga dapat menurunkan risiko tersebarnya penyakit kerupuk
References
Aji TM, Hartono S, Sulandari S. 2018. Pengelolaan kutu kebul (Bemisia tabaci Gen.) dengan sistem barier pada tanaman tembakau. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia. 19(1):6-11.
Apriyadi AR, Wahyuni WS, Supartini V. 2018. Pengendalian penyakit patik (Cercospora nicotianae) pada tembakau na oogst secara in-vivo dengan ekstrak daun gulma kipahit (Tithonia diversifolia). Berkala Ilmiah Pertanian 1(2):30-32.
Arifandi JA, Wardhono A, Indrawati Y. 2018. Panduan praktik budidaya tembakau besuki Na-Oogst. Jember: Pustaka Abadi.
Auliya YA, Mahmudy WF. 2019. Pemilihan lahan tanam optimum untuk tanaman tembakau menggunakan fuzzy inference system (FIS) tsukamoto. J Sentika, 1(1):402-409.
Dalmadiyo G, Kartamidjaja M. 2019. Pengaruh penyakit krupuk terhadap hasil dan mutu delapan varietas tembakau virginia. J Penelitian Tanaman Industri 1(1):33-36.
Djaenudin D, Marwan H, Subagyo, et al. 2018. Buku penyususunan kriteria kesesuaian lahan untuk komoditas pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Versi 2. Dok. Pustittanak.
Fanani AK, Abadi AL, Aini LQ. 2018. Eksplorasi bakteri patogen pada beberapa spesies tanaman kantong semar (Nepenthes sp.). Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan). 3(3):104-110.
Fathilulliyana F. 2020. Pemupukan Tembakau Bawah Naungan (TBN) Di PT Perkebunan Nusantara X Kebun Ajong-Gayasan Jember (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Jember).
Haerunisa R, Suastika G, Damayanti TA. 2019. Identifikasi Begomovirus yang berasosiasi dengan penyakit kuning pada mentimun di Jawa Barat dan Bali. J Hortikultura Indonesia 7(1):9-20.
Hanifah A. 2022. Identifikasi molekuler virus kerupuk pada tanaman tembakau (Nicotiana tabacum) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada.
Harlianingtyas I, Humaida S, Harwika LDP. 2023. Identifikasi Hasil Saring Rompos Daun Tembakau Bawah Naungan Varietas H382 dengan Metode Pengeringan Air Curing Api Berat dan Api Ringan: Identification of Decayed Tobacco Leaf Filter Results from the H382 Variety using Heavy Fire and Light Fire Air Curing Methods. Jurnal Ilmiah Inovasi. 23(1):51-58.
Harlianingtyas I, Taufika R. 2020. Peramalan Serangan Hama Tanaman Tembakau (Nicotiana tabaccum) pada Fase Vegetatif di PT. Tarutama Nusantara Jember. In Agropross: National Conference Proceedings of Agriculture (pp. 164-170).
Hasan F, Darwanto DH. 2018. Prospek dan tantangan usahatani tembakau madura. SEPA: J Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis 10(1):63-70.
Herminingsih H. 2018. Hubungan adaptasi petani terhadap perubahan iklim dengan produktivitas tembakau pada lahan sawah dan tegalan di kabupaten jember. J Sosial Ekonomi Pertanian. 7(2):31–44.
Humaida S, Nuvita D, Kusumawati DA. 2021. Analisis aplikasi media tanam terhadap pertumbuhan bibit tembakau Bes-NO H382 Pada sistem pembibitan semi float bed. In Agropross: National Conference Proceedings of Agriculture. 1(1):46-57.
Kristiyani IM. 2022. Produksi dan Pemasaran Tanaman Tembakau di Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. J Atma Inovasia. 2(3):274-278.
Levina M, Ming BH, Sukartono IG, et al. 2023. Karakterisasi Sifat Fisik Tanah dengan Metode Visual Evaluation of Soil Structure (Vess) pada Lahan Tanaman Tembakau di Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Boyolali.
Listyanto. 2019. Budidaya tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L.) menggunakan pupuk hayati bio P 2000 Z. PT. Alam Lestari Maju Indonesia. J Bionature 11(2):89-94.
Maulana I, Agustin H. 2022. Efektivitas Penggunaan Bio-Tray Pada Proses Transplanting Tanaman Sayuran Dalam Kegiatan Urban Farming. J Bioindustri (Journal Of Bioindustry) 5(1):35-46.
Munif A, Sumacipta F. 2018. Pengendalian Biologi Penyakit Rebah kecambah (Pythium sp.) pada Tanaman Mentimun dengan Bakteri Endofit.
Nopriandy, F. 2018. Rancang bangun dan uji kinerja tugal semi-mekanis dengan sistem penjatah berputar untuk kacang hijau (Vigna radiata L.). POSITRON, 8(1), 37-42.
Nuryanti. 2018. Penyakit Pada Tanaman Tembakau. Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP). Surabaya.
Prasetyo RA, Mulyawan R. 2023. Perencanaan penggunaan lahan untuk pengembangan budidaya tembakau di Kabupaten Temanggung. J Berkala Ilmiah Pertanian 6(1):21-25.
Prayoga AP, Kusuma RP. 2020. Upaya Pemerintah Indonesia dalam Peningkatan Ekspor Produk Industri Hasil Tembakau ke Eropa Pada Periode 2016-2019. J Balcony. 4(2):173-182.
Pribadi RG, Qomariyah. 2021. Analisis Pendapatan Usahatani Tembakau Bermitra. Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, Jombang.Purdyaningsih E. 2018. Mengenal varietas unggul tembakau di Jawa Timur sebagai upaya meningkatkan mutu benih. Surabaya: Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP).
Rahayu DP, Setiawani S, Murtikusuma RP. 2018. Etnomatematika Pada aktivitas pasca panen tembakau masyarakat pendalungan dan penerapannya sebagai lembar kerja peserta didik. Kadikma 9(3): 85-96.
Ramly M, Sholeh MS, Cahyaty RAA. 2019. Efisiensi Alokatif Penanganan Pasca Panen Usahatani Tembakau Rajangan Madura. J of Food Technology and Agroindustry. 1(2):15-24.
Rusdianto AS, Amilia W, Hakim AT. 2021. Pengendalian risko pasca panen edamame pada proses grading di PT. mitratani 27. Agrointek: J Teknologi Industri Pertanian 15(1):126-133.
Singarimbun MA, Pinem MI, Oemry S. 2019.. Hubungan antara populasi kutu kebul (Bemisia tabaci Genn.) dan kejadian penyakit kuning pada tanaman cabai (Capsicum annum L.): Relantionship Between Bemisia tabaci Genn. and Yellow Disease of Chili in Lowland. J Online Agroteknologi 5(4):847-854.
Siregar AZ. 2019. Literasi inventarisasi hama dan penyakit tembakau Deli di perkebunan Sumatera Utara. J Pertanian Tropik 3(3):206-213.
Suhara C, Hidayah N. 2020. Resistensi galur-galur tembakau Kasturi terhadap Phytophthora nicotianae, Ralstonia solanacearum dan Cucumber Mosaic Virus. Buletin Tanaman Tembakau, Serat dan Minyak Industri. 12(1):22-33.
Supriyadi S, Basuki S, Diana NE. 2021. Tanggapan Galur-galur Harapan Tembakau Cerutu Besuki Na Oogst terhadap Pemupukan Nitrogen dan Pengaruhnya terhadap Mutu Daun. J Tanaman Tembakau, Serat dan Minyak Industri. 13(2):67-77.
Supriyono. 2018. Serangan Penyakit Layu Bakteri Pseudomonas solanacearum dan Lanas Phytophthora nicotianae pada Galur-Galur Harapan Tembakau Temanggung. Agrovigor. 8(1):43-50.
Taula’bi SK. 2023. Keunggulan Kompetitif Usaha Tani Tembakau Rajangan di Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar (Doctoral dissertation, Universitas Mahasaraswati Denpasar).
Tirtosastro S, Musholaeni W. 2020. Penanganan panen dan pasca panen tembakau di Kabupaten Bojonegoro. J Buana Sains 15(2): 155-164.
Trisno J, Rifqah RA, Martinius M. 2018. Penyakit kerupuk tembakau di Sumatera Barat. J Fitopatologi Indonesia 10(6):210-210.
Uge E, Yusnawan E, Baliadi Y. 2021. Pengendalian ramah lingkungan hama ulat grayak (Spodoptera litura Fabricius) pada tanaman kedelai. Buletin Palawija. 19(1):64-80.
Utami IB, Maryani Y, Christiningsih R. 2017. Pengaruh dosis pupuk kalium (zk) dan pemangkasan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L.). Ilmiah Agroust 1(1):46-54.
Wicaksono A, Sulistyorini E, Sodiq AH, et al. 2023. Pengantar Agroklimatologi. Jakarta: Penerbit Tahta Media.
Widyastuti SM, Sumardi, Harjono. 2015. Patologi Hutan. Gadjah Mada University Press.
Yulia R, Putrizalda H, Afiah et al. 2022. Perbanyakan Tanaman tembakau (Nicotiana tabacum) dengan teknik kultur jaringan kombinasi IAA dan BAP. J Semnas Bio 2(2):776-789.
