SENTRA: Model Pemberdayaan Berbasis Sekolah untuk Mendorong Swasembada dan Ketahanan Pangan Masyarakat di Lamongan, Jawa Timur

Authors

  • Isnawati Program Studi Akuakultur Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya
  • Fitri Komala Sari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

ketahanan pangan, pemberdayaan sekolah, pertanian berkelanjutan, SENTRA

Abstract

Ketahanan pangan masih menjadi tantangan besar di Indonesia akibat perubahan iklim, alih fungsi lahan pertanian, ketergantungan pangan, serta menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Sebagian besar inisiatif ketahanan pangan selama ini lebih berfokus pada petani dan masyarakat pedesaan, sementara sekolah masih jarang diposisikan sebagai pusat pemberdayaan pangan. Artikel ini mengeksplorasi SENTRA, sebuah model pemberdayaan masyarakat berbasis sekolah yang dikembangkan di Lamongan, Jawa Timur, untuk memperkuat swasembada pangan lokal dan ketahanan pangan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode partisipatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan diskusi kelompok terarah yang melibatkan sekolah, perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SENTRA mengintegrasikan pendidikan pangan, praktik pertanian, keberlanjutan lingkungan, dan tata kelola kolaboratif dalam suatu kerangka pemberdayaan yang komprehensif. Program ini mencakup kebun sekolah, hidroponik, akuaponik, sistem bioflok, pelatihan eco-enzyme, produksi pupuk organik, dan literasi ketahanan pangan. Proses pemberdayaan terdiri atas tahapan penyadaran, penguatan kapasitas, implementasi, pendampingan, dan kemandirian masyarakat. Kebaruan (novelty) SENTRA terletak pada penempatannya terhadap sekolah sebagai pusat ketahanan pangan yang mengintegrasikan pendidikan, produksi pangan, pengelolaan lingkungan, dan regenerasi generasi muda melalui jejaring kolaboratif multiaktor yang melibatkan perguruan tinggi, sekolah, institusi kepolisian, dan masyarakat lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SENTRA memiliki potensi besar sebagai model yang dapat direplikasi untuk pengembangan ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan di Indonesia.

References

Abdullah, S., Sarwoprasodjo, S., & Hapsari, D. R. (2023). Participatory communication to strengthen farmers’ empowerment and adaptation in facing the impacts of climate change. HABITAT, 34(3), 245–255. https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2023.034.3.22

Ali, A., Salman, D., Agustang, A., Ahmad, J., Saleh, S., & Kamaruddin, S. A. (2023). Social capital and community empowerment: Towards sustainable agricultural. Universal Journal of Agricultural Research, 11(2), 380–388. https://doi.org/10.13189/ujar.2023.110215

ANTARA. (2025, January 16). Menko PM dorong regenerasi petani demi wujudkan kemandirian pangan. ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/4589558/menko-pm-dorong-regenerasi-petani-demi-wujudkan-kemandirian-pangan

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lamongan. (2024). Kabupaten Lamongan dalam angka 2024. BPS

Kabupaten Lamongan.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). Sage Publications.

Food and Agriculture Organization. (2022). The future of food and agriculture: Drivers and triggers for transformation. FAO.

Food and Agriculture Organization, International Fund for Agricultural Development, United Nations Children’s Fund, World Food Programme, & World Health Organization. (2023). The state of food security and nutrition in the world 2023: Urbanization, agrifood systems transformation and healthy diets across the rural–urban continuum. FAO.

Oktaviani, D. A., & Rozci, F. (2024). Analisis penyebab menurunnya minat dan partisipasi generasi muda dalam sektor pertanian. Jurnal Ilmiah Manajemen Agribisnis, 11(1), 48–56. https://doi.org/10.33005/jimaemagri.v11i1.7

Pemerintah Kabupaten Lamongan. (2024). Profil potensi pertanian Kabupaten Lamongan.

Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Prasetyo, A. S., & Firdauzi, A. (2023). Determinants of farmer’s participation in implementation community empowerment: A case study of thematic village in Indonesia. HABITAT, 34(2), 178–

https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2023.034.2.16

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Sulandjari, K., Abidin, Z., Lubis, M. M., & Hastuti, D. R. D. (2023). Effect of community participation, knowledge transfer, technology adoption on community food security and agricultural sustainability. West Science Interdisciplinary Studies, 1(10), 1080–1091. https://doi.org/10.58812/wsis.v1i10.310

Tilbury, D. (2011). Education for sustainable development: An expert review of processes and learning. UNESCO.

United Nations Development Programme. (2023). Capacity development for sustainable food systems transformation. UNDP.

Downloads

Published

2026-10-15