Pengukuran Efektifitas Anggaran Iklan Berbayar (Return On Ad Spend / Roas) Pada Kampanye Promosi Media Sosial Instagram Usaha Peternakan Abita Farm Magelang
Keywords:
Abita Farm, Instagram Ads, peternakan modern, promosi berbayar, Return on Ad SpendAbstract
Kampanye promosi digital berbayar (Instagram Ads) mulai diadopsi secara luas di sektor peternakan, namun evaluasi performa anggaran iklan tersebut sering kali tidak terukur secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas anggaran iklan berbayar melalui pengukuran nilai Return on Ad Spend (ROAS) pada kampanye promosi digital komoditas ternak qurban dan layanan aqiqah di Abita Farm, Kabupaten Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus finansial mikro. Data primer dan sekunder tahun buku 2025 yang dianalisis berupa catatan omzet yang bersumber langsung dari konsumen pengklik iklan dan laporan rincian pengeluaran biaya iklan berbayar (ad spend). Analisis data dilakukan dengan menghitung rasio perbandingan efisiensi iklan menggunakan formulasi rumus ROAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye promosi berbayar di media sosial Instagram Abita Farm secara keseluruhan menghasilkan nilai ROAS kumulatif sebesar 6,5 kali. Secara spesifik, iklan berbayar pada kategori hewan qurban mencetak nilai ROAS tertinggi sebesar 8,3 kali dari alokasi anggaran iklan senilai Rp3.000.000, sedangkan iklan paket layanan aqiqah menghasilkan nilai ROAS sebesar 2,9 kali dari biaya iklan sebesar Rp1.500.000. Kesimpulan penelitian ini adalah pemanfaatan anggaran iklan berbayar di media sosial terbukti sangat efektif dan efisien dalam menghasilkan konversi omzet berkali-kali lipat bagi usaha peternakan. Pengukuran nilai ROAS secara periodik merupakan instrumen akuntansi manajemen yang esensial untuk memitigasi risiko pemborosan anggaran iklan (ad waste) di era agribisnis digital.
References
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (7th ed.). Pearson UK.
Cooper, D. R., & Schindler, P. S. (2014). Business research methods (12th ed.). McGraw-Hill Irwin.
Diamond, S. (2019). Digital marketing all-in-one for dummies (2nd ed.). John Wiley & Sons.
Garrison, R. H., Noreen, E. W., & Brewer, P. C. (2021). Managerial accounting (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Kingsnorth, S. (2022). Digital marketing strategy: An integrated approach to online marketing (3rd ed.). Kogan Page Publishers.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education. Mulyadi. (2015). Akuntansi biaya (5th ed.). Universitas Gadjah Mada.
Purnomo, S. H., Antara, M. S., & Sudarma, I. M. (2021). Strategi pemasaran ternak ruminansia di era digital. Jurnal Agribisnis Terpadu, 14(1), 45-58.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Tjiptono, F. (2015). Strategi pemasaran (4th ed.). Andi Offset.
Tuten, T. L., & Solomon, M. R. (2017). Social media marketing (3rd ed.). Sage Publications.
Zulfikhar.R (2024) Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Penguatan Aspek Komunikasi Usaha Menggunakan Media Sosial Dan E-Commerce (Studi kasus pada kelompok tani di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang)
Zulfikhar.R (2024) Hubungan Faktor Internal Dengan Respons Petani Wanita Bukit Madu Dalam Pembuatan Permen Susu Rasa Jahe Di Desa Madukoro, Kabupaten Magelang
