Aplikasi Dosis Pupuk Anorganik Majemuk Lengkap Pada Dua Varietas Kubis Bunga (Brassica oleraceae L.) di Dataran Medium

Authors

  • Acep Atma Wijaya Universitas Majalengka
  • Sutisna Universitas Majalengka
  • Nok Sinta Universitas Majalengka
  • Miftah Dieni Sukmasari Universitas Majalengka
  • Sri Umyati Universitas Majalengka
  • Muhamad Nurdin Yusuf Universitas Galuh

Abstract

Kubis bunga (Brassica oleraceae L.) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Setiap tahun permintaan kubis bunga terus meningkat seiring dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi. Dalam perkembangannya, tanaman kubis Bunga masih terbatas dikembangkan di dataran tinggi sehingga produksinya masih terbatas. Untuk meningkatkan produksi, penelitian pengembangan kubis bunga didataran menengah perlu dilakukan sehingga areal penanaman kubis bunga semakin luas. Penanaman tanaman diluar lingkungan tumbuhnya akan mengalami penurunan pertumbuhan maupun hasil, sehingga perlu dikombinasikan dengan rekayasa pemupukan yang ideal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aplikasi dosis pupuk anorganik majemuk lengkap terbaik pada dua varietas kubis bunga di dataran menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dilapangan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Perlakuan yang diuji adalah Jenis Varietas (V): v1 = PM 126; v2 = TMCF 001, dan Dosis pupuk Anorganik lengkap (N): n0 = 0 gram/ liter air; n1= 2 gram/ liter air; n2= 4 gram/ liter air; n3= 6 gram/ liter air. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh interaksi antara pemberian dosis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kubis bunga. Penggunaan varietas TMCF 001 menunjukkan pengaruh yang baik pada variabel tinggi tanaman umur 36 hst, jumlah daun umur 36 hst, bobot brangkasan, boobt per tanaman, dan bobot per plot. Penggunaan dosis 4 dan 6 gram/ liter air menunjukkan hasil paling baik pada variable bobot per plot, sedangkan penggunaan dosis 2, 4 dan 6 gram berpengaruh baik terhadap bobot per tanaman, bobot brangkasan, volume akar, dan diameter bunga.

 

Kata kunci: Kubis bunga; Pupuk anorganik; Adaptasi; Dataran medium

Downloads

Published

2025-08-13