Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik Dan Pupuk Anorganik Terhadap Produksi Rumput Gajah Mini (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Pada Musim Hujan

Authors

  • Muhammad Yusuf Universitas Lambung Mangkurat
  • Lilis Hartati Universitas Tidar
  • Danang Biyatmoko Universitas Lambung Mangkurat

Abstract

Pengembangan hijauan pakan ternak untuk ketahanan pakan menghasilkan berbagai cultivar baru hijauan pakan yang perlu diketahui produktifitasnya secara lengkap, salah satunya adalah rumput gajah mini.  Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemupukan kombinasi yang terbaik antara pupuk organik dan pupuk anorganik terhadap rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) pada musim hujan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah P0: pupuk urea 100%, P1: pupuk organik 100%, P2 : pupuk organik 38,7% + pupuk urea 61,3%, P3: pupuk organik 54% +pupuk urea 46%, P4: pupuk organik 69% + pupuk urea 31%, P5: pupuk organik 84,7% + pupuk urea 15,3%. Peubah yang amati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, produksi berat segar dan produksi berat kering pada musim hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kombinasi organik dan urea berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, produksi berat segar dan produksi bahan kering, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah anakan. Perlakuan P3 dan P5 dengan pola kombinasi pupuk organik 54% + pupuk urea 46% dan pupuk organik 84,7% + pupuk urea 15,3% merupakan kombinasi terbaik dibanding kombinasi yang lain. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi pupuk organik dan anorganik dapat meningkatkan tinggi tanaman, produksi berat segar dan produksi bahan kering rumput Pennisetum purpureum cv. Mott, tetapi tidak mempengaruhi jumlah anakannya.

Kata kunci: Pennisetum purpureum cv. Mott, produksi, kombinasi pupuk, organik, anorganik

Downloads

Published

2025-08-13