Kesuburan Tanah dan Analisis Vegetasi pada Transek Lereng di Lahan Agroforestry di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes

Authors

  • Yuliana Gekeng Grace Kedang Universitas Nasional
  • Inkorena G. S. Sukartono Universitas Nasional
  • Nonon Saribanon Universitas Nasional
  • Etty Hesthiati Universitas Nasional

Abstract

Kesuburan tanah sangat dipengaruhi oleh jumlah dan ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesuburan tanah dan analisis vegetasi pada transek lereng di beberapa lahan agroforestry di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes dengan mengamati sifat fisik tanah menggunakan metode Visual Evaluotion of Soil Structure (VESS) dan kimia tanah. Penelitian dilakukan pada 3 lokasi lahan agroforetry dengan ketinggian lereng yang berbeda yaitu lereng atas (P1), lereng tengah (P2) dan lereng bawah (P3). Pengambilan data vegetasi menggunakan 3 plot pada setiap lahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai VESS yang diperoleh berkisar 1-1,5 memiliki kualitas struktur tanah yang baik. Warna tanah yang dihasilkan tidak jauh berbeda. Lereng bawah memperoleh nilai bobot isi tertinggi yaitu 1,43 g/cm3 dan porositas paling tinggi pada lereng atas 54%. Hasil analisis sifat kimia tanah yaitu pH tanah agak masam untuk setiap lahan, C-Organik, N-Total, P, basa-basa yang dapat ditukar (Ca, Mg, K, Na), KTK dan kejenuhan basa memperoleh hasil sangat rendah hingga sangat tinggi. Kesuburan tanah paling bagus pada lereng atas dengan kandungan bahan organik tinggi yaitu 4,01%. Nilai indeks keanekaragaman jenis (H’) tingkat pohon, tiang dan pancang menunjukkan keanekaragaman jenis yang tergolong rendah karena <1,5 dan tingkat semai menunjukkan keanekaragaman jenis sedang karena nilainya berkisar antara 1,5 - 3,5. Nilai indeks keseragaman (E) paling tinggi tingkat pohon dari lahan P2 yaitu 0,90, tingkat tiang dari lahan P2 yaitu 0,89, tingkat pancang dari lahan P3 yaitu 0,69 dan tingkat semai dari lahan P1 yaitu 0,82. Semua nilai E mendekati 1 menunjukkan bahwa keseragaman populasinya tinggi sehingga distribusi individunya lebih merata. Nilai indeks dominasi (C) paling tinggi tingkat pohon dari lahan P3 yaitu 0,70, tingkat tiang dari lahan P3 yaitu 0,40, tingkat pancang dari lahan P2 yaitu 0,76 dan tingkat semai dari lahan P3 yaitu 0,31. Hasil ini menunjukan bahwa keseburan tanah pada setiap lahan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan distribusi vegetasi.

 

Kata Kunci: kesuburan tanah, agroforestry, VESS, analisis vegetasi

 

Downloads

Published

2025-08-13