Respon Pertumbuhan dan Tingkat Hasil Ubi Jalar Kultivar Thailand terhadap Pengajiran

Authors

  • Istiani Universitas Mataram
  • Bambang Supeno Universitas Mataram
  • I Ketut Ngawit Universitas Mataram

Abstract

Pertumbuhan dan hasil ubi jalar dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan teknik budidayanya. Teknik bertanam dengan pengajiran merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil ubi jalar yang masih jarang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan tingkat hasil ubi jalar pada perlakuan pengajiran. Penelitian ini dilakukan dengan percobaan lapangan yang dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan diajir dan tanpa ajir. Setiap perlakuan di ulang sebanyak 9 ulangan. Analisis data yang di gunakan yaitu uji t-test. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Desember 2024 di lahan persawahan milik petani. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa ada pengaruh nyata pada panjang sulur (55,52 cm > 32,79 cm), jumlah daun (104,80 helai > 91,84 helai), jumlah cabang primer (7,20 cabang > 5,21 cabang) , jumlah cabang sekunder (4,33 cabang < 5,24 cabang) dan berat umbi (821,22 gram > 716,88 gram). Sedangkan pada variabel jumlah cabang tersier (0,62 cabang < 1,15 cabang), jumlah umbi (7,05 buah > 6,55 buah), diameter umbi (4,14 cm > 3,83 cm), panjang umbi (13,01 cm > 12,39 cm) dan persentase umbi yang dapat dipasarkan (0,76 % < 0,85 %) tidak berpengaruh nyata. Penggunaan ajir memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan tingkat hasil tanaman ubi jalar kultivar thailand. Variabel pertumbuhan yang dipengaruhi yaitu panjang sulur, jumlah daun dan jumlah cabang primer, sedangkan variabel tingkat hasil yang dipengaruhi yaitu berat umbi.

Downloads

Published

2025-08-12