Determinasi Input Produksi terhadap Produktivitas Jagung

Authors

  • Rian Kurnia Universitas Galuh
  • Saepul Aziz Universitas Galuh
  • Muhamad Nurdin Yusuf Universitas Galuh

Abstract

Produktivitas jagung di Desa Buanamekar, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis rata-rata mencapai 5,2 ton per hektar per musim tanam, masih di bawah potensi nasional yang dapat mencapai 7–8 ton/ha. Kesenjangan antara produksi dan kebutuhan jagung yang tinggi di Kabupaten Ciamis, yang mencapai 108.000 ton per tahun, mendorong perlunya peningkatan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas jagung di Desa Buanamekar dengan menggunakan metode sensus terhadap 95 petani dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel benih, pupuk urea, pestisida, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas jagung. Sementara itu, pupuk kandang dan pupuk NPK tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan pentingnya optimalisasi input produksi untuk mendukung peningkatan produktivitas jagung secara berkelanjutan.

 

Kata Kunci : Produktivitas jagung, benih, pupuk urea, pestisida, tenaga kerja

Downloads

Published

2025-08-13