Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Bawang Merah (Studi Kasus di Kabupaten Magetan)

Authors

  • Herni Kartikawati Universitas Sebelas Maret
  • Kusnandar Universitas Sebelas Maret
  • Fanny Widadie Universitas Sebelas Maret

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pendapatan dan kelayakan finansial usahatani bawang merah di Kabupaten Magetan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling. Data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara terstruktur terhadap 125 responden petani bawang merah, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber yang relevan. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani bawang merah di Kabupaten Magetan mencapai Rp 23,710,138 per musim tanam dan R/C ratio lebih dari 1. Berdasarkan kriteria kelayakan finansial, usahatani bawang merah di wilayah tersebut dinyatakan layak untuk dikembangkan. Temuan ini menegaskan prospek yang menjanjikan dari usahatani bawang merah sebagai sumber pendapatan utama petani serta penggerak ekonomi regional. Pengembangan lebih lanjut dari komoditas ini perlu didukung melalui peningkatan efisiensi produksi, penguatan kelembagaan petani, serta optimalisasi teknologi budidaya untuk menjamin keberlanjutan dan daya saing usahatani bawang merah di masa mendatang.

 

Kata Kunci:  bawang merah, pendapatan usahatani, kelayakan finansial

Downloads

Published

2025-08-13