Formulasi Strategi Pengembangan Agribisnis Cengkih Berbasis QSPM di Kelurahan Lembang Gantarangkeke Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dan strategi pengembangan agribisnis cengkih di Kelurahan Lembang Gantarangkeke Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Metode penelitian ini adalah purposive sampling method dengan mengambil 10 orang informan yaitu pelaku agribisnis cengkih. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis QSPM dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix), strategi yang paling prioritas untuk dikembangkan dalam budidaya cengkih adalah "Mengembangkan produk turunan cengkih berbasis tenaga kerja lokal dalam memanfaatkan peluang pasar ekspor" dengan nilai TAS tertinggi sebesar 6,87. Strategi ini menunjukkan potensi terbesar dalam meningkatkan nilai tambah produk cengkih dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Sementara itu, strategi dengan nilai terendah adalah Pembentukan kelembagaan petani cengkih untuk mengurangi ketergantungan pada tengkulak dengan nilai 5,24, menunjukkan bahwa strategi ini masih kurang mendesak atau memerlukan pendekatan yang lebih efektif agar dapat memberikan dampak signifikan.
Kata kunci : Agribisnis, Cengkih, Faktor, Strategi