Analisis Efisiensi dan Inefisiensi Usahatani Padi di Kelurahan Bulete Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat efisiensi dan sumber inefisiensi teknis pada kegiatan budidaya padi di wilayah Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. Dalam analisis ini digunakan pendekatan Stochastic Frontier Analysis (SFA) guna mengukur efisiensi teknis serta mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi terhadap ketidakefisienan teknis. Sebanyak 63 orang petani dipilih secara acak sederhana (simple random sampling) sebagai responden. Berdasarkan hasil estimasi model, diketahui bahwa variabel input seperti tenaga kerja, benih, dan herbisida memberikan kontribusi signifikan dan positif terhadap peningkatan hasil produksi padi. Sebaliknya, penggunaan pupuk urea menunjukkan korelasi negatif yang signifikan, menandakan adanya ketidakefisienan dalam penggunaannya. Rata-rata efisiensi teknis yang diperoleh sebesar 0,84, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar petani belum mampu mengoptimalkan penggunaan input secara maksimal untuk mencapai tingkat efisiensi yang sepenuhnya optimal. Nilai gamma sebesar 0,999 mengindikasikan bahwa variasi dalam produksi sebagian besar disebabkan oleh inefisiensi teknis. Faktor-faktor sosial ekonomi seperti pendidikan dan pengalaman petani secara signifikan memengaruhi inefisiensi teknis, sedangkan umur petani tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan efisiensi melalui penggunaan input yang tepat, penyuluhan intensif, serta penguatan kapasitas petani dalam manajemen usahatani.
Kata kunci: Efisiensi Teknis, Inefisiensi Teknis, Usahatani Padi, Stochastic Frontier Analysis, Faktor Sosial Ekonomi